Tampilkan postingan dengan label properti. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label properti. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 03 November 2012
Yuk Investasi di Green Kepayon, tiap bulan naik 5% lhoo!!
Beli Rumah di Green Kepayon INVESTASI NAIK TERUS
Bagi anda yang suka investasi, beli rumah di green kepayon sangat menguntungkan, beli hari ini, bulan desember anda akan untung 5%, setiap bulan harga naik 5%, semakin cepat booking semakin besar untung anda!
Jika Rumah akan dijual kembali, kami SIAP BANTU JUAL KEMBALI dg Harga Yng berlaku saat itu, selisihnya untuk ANDA, UNTUNG KAN! Yuk SEGERA SURVEY-Booking, dapatkan harga terbaik!!
info lengkap :
Aldi Akbar
085218480740
Pin BB 232854F1
Minggu, 26 Agustus 2012
Menjadi Broker Properti Online
Broker properti online, apa itu? Yakni broker properti yang memanfaatkan media internet sebagai �toko� di dunia maya. Toko yang buka 24 jam di seluruh dunia. Tujuannya adalah memperbesar peluang masuknya calon konsumen.
Untuk mampu menjadi broker properti online, baca saja terlebih dahulu Cara Mudah Menjadi Broker Properti dan Broker Properti itu Keren. Sedangkan untuk mampu online, Anda kuasai internet. Menguasai internet tak perlu diartikan bahwa Anda sendiri yang harus menguasai. Tapi bisa jadi orang suruhan Anda yang menguasai internet.
Buat Blog atau Website. Blog ini adalah toko Anda yang bekerja 24 jam. Anda bisa membuatnya di situs-situs penyedia blog gratis seperti WordPress, Blogspot, dll. Meski Anda pemula, Anda pasti bisa bikin blog dengan mengikuti petunjuknya dengan perlahan.
Blog gratis atau berbayar? Keduanya sama saja. Tips dari tim kami adalah buatlah blog yang gratis terlebih dahulu, jika menghasilkan baru beralih ke blog berbayar.
Tips tambahan dalam membuat blog adalah alamat blog yang sebisa mungkin tidak terlalu panjang, namun sesuai dengan target tujuan penjualan Anda.
Beriklan di Internet. Sebuah toko tentunya butuh pengunjung agar dagangannya dibeli. Nah untuk mendatangkan pengunjung, Anda butuh iklan. Penempatan iklan bisa saja di social media seperti Facebook, Twitter, dll. Atau media berbayar seperti Google, Facebook, dll.
Selain social media, ada juga milist dan forum. Anda bisa memasang iklan di milist atau forum. Pun beberapa situs penjualan, menyediakan kanal khusus penjualan properti dengan gratis.
Kemudahan Menjangkau Anda. Berikan nomor telepon, Yahoo Messenger, Google Talk, Pin BB, alamat kantor dalam blog Anda. Ini untuk memudahkan calon konsumen menjangkau Anda. Semakin Anda mudah dijangkau, kemungkinan terjadinya deal closing menjadi lebih besar.
Berkunjung ke situs lainnya dan tinggalkan jejak. Teknik ini biasa disebut menanam backlink. Kunjungi blog-blog lainnya, terutama yang berkaitan dengan properti atau blog orang yang sedang membutuhkan properti. Berikan komentar di blog orang lain dan tinggalkan link blog Anda di sana. Dengan banyaknya backlink, blog Anda akan direkomendasikan oleh mesin pencari.
Ayo tinggalkan jejak blogmu di kolom komentar.
Tertarik jadi broker ? jangan ragu, yuk hubungi kami, cara termudah adalah anda cukup mereferensikan rumah yang kami jual, maka anda akan mendapatkan 1% dari harga jual rumahnya, wow keren kan! tentu saja jika teman anda jadi membeli rumah di tempat kami ;) mau tau caranya ? silahkan ngobrol sama mimin ya di 232854F1/ 085715900017
Mari Membangun Indonesia dengan Properti dan Menguasai Dunia dengan Media. Join us di milist http://finance.groups.yahoo.com/group/yukbisnisproperti/
Senin, 13 Agustus 2012
Tips Menjadi Broker Properti
Menjadi broker properti! Itu jawaban saya ketika beberapa orang bertanya bagaimana memulai bisnis properti. Inilah jalan termudah untuk memasuki bisnis ini. Bisnis yang dipandang banyak orang sebagai bisnis yang rumit, modal besar dan susah. Tapi sebenarnya KETAKUTAN itu hanya IMAJINASI saja.
Caranya bagaimana? Ada 2 pilihan cara. Menjadi broker sebuah perusahaan broker properti atau menjadi broker properti yang mandiri. Jika mau jadi BOSS, saya sarankan menjadi broker properti yang MANDIRI!
Penghasilan seorang broker itu TIDAK TERBATAS! Waktu BEBAS, bisa kerja sambil ongkang-ongkang! PROFIT MASSIVE! Coba bayangkan, jika seorang broker menjual 1 unit rumah senilai 1M dengan komisi 2,5%. Berapa juta tuh! 25jt! Kerja sekali bisa untuk hidup beberapa bulan kedepan! Right?
So bagaimana langkah-langkahnya? Cuma 3 langkah saja kok. Listing, Posting, Selling! Dah!
LISTING! CARI PROPERTI yang dijual. Kita bisa mendapatkan informasinya di KORAN. Kan banyak tuh informasi properti dijual. Tinggal telpon, ajak bicara, dan tawarkan bantuan untuk menjualkan. Media lain untuk mendapatkan informasi properti dijual bisa di internet, di Bank, jalan-jalan, informasi antar broker.
Jika ditolak satu, masih ada ratusan orang lainnya yang mungkin bersedia dibantu.
POSTING! Posting? Kayak nge-email aja. Maksud saya adalah mempromosikan LISTING Anda. Dimana? Gampang kok! Punya social media to? Facebook atau Twitter. Belajar bikin BLOG juga. Mumpung media-media ini bisa GRATIS. Bikin website juga bisa seperti contoh http://nadhilaproperti.blogspot.com Pasang tuh hasil listing di WEB. Bisa juga pasang iklan di koran atau spanduk.
SELLING! Nah jika sudah ada peminat, lakukan teknik-teknik closing. Apa saja teknik-teknik closing. Anda butuh belajar lebih lanjut tentang hal ini. Saran saya sih banyak-banyak membaca buku pemasaran. Atau ikut training-training yang bahas tentang cara jualan properti.
Mau lagsung action? yuk jualin rumah di sini, kamu akan dapat fee menarik lho! info lanjut bisa hub admin ya pin BB 232854F1.
Inget ya, kalau sudah SUKSES menjual, sebagian pendapatan untuk disedekahkan. Wis ah� salamAKSI!
sumber : aryodiponegoro.com
Caranya bagaimana? Ada 2 pilihan cara. Menjadi broker sebuah perusahaan broker properti atau menjadi broker properti yang mandiri. Jika mau jadi BOSS, saya sarankan menjadi broker properti yang MANDIRI!
Penghasilan seorang broker itu TIDAK TERBATAS! Waktu BEBAS, bisa kerja sambil ongkang-ongkang! PROFIT MASSIVE! Coba bayangkan, jika seorang broker menjual 1 unit rumah senilai 1M dengan komisi 2,5%. Berapa juta tuh! 25jt! Kerja sekali bisa untuk hidup beberapa bulan kedepan! Right?
So bagaimana langkah-langkahnya? Cuma 3 langkah saja kok. Listing, Posting, Selling! Dah!
LISTING! CARI PROPERTI yang dijual. Kita bisa mendapatkan informasinya di KORAN. Kan banyak tuh informasi properti dijual. Tinggal telpon, ajak bicara, dan tawarkan bantuan untuk menjualkan. Media lain untuk mendapatkan informasi properti dijual bisa di internet, di Bank, jalan-jalan, informasi antar broker.
Jika ditolak satu, masih ada ratusan orang lainnya yang mungkin bersedia dibantu.
POSTING! Posting? Kayak nge-email aja. Maksud saya adalah mempromosikan LISTING Anda. Dimana? Gampang kok! Punya social media to? Facebook atau Twitter. Belajar bikin BLOG juga. Mumpung media-media ini bisa GRATIS. Bikin website juga bisa seperti contoh http://nadhilaproperti.blogspot.com Pasang tuh hasil listing di WEB. Bisa juga pasang iklan di koran atau spanduk.
SELLING! Nah jika sudah ada peminat, lakukan teknik-teknik closing. Apa saja teknik-teknik closing. Anda butuh belajar lebih lanjut tentang hal ini. Saran saya sih banyak-banyak membaca buku pemasaran. Atau ikut training-training yang bahas tentang cara jualan properti.
Mau lagsung action? yuk jualin rumah di sini, kamu akan dapat fee menarik lho! info lanjut bisa hub admin ya pin BB 232854F1.
Inget ya, kalau sudah SUKSES menjual, sebagian pendapatan untuk disedekahkan. Wis ah� salamAKSI!
sumber : aryodiponegoro.com
Senin, 09 Juli 2012
PANDUAN LENGKAP MEMBANGUN BISNIS DEVELOPER REAL ESTATE
Ebook ini mengulas secara LENGKAP dan Sangat Mudah dipahami karena yang ditulis di dalam ebook ini merupakan pengalaman dalam menjalankan Bisnis Developer Real Estate, sehingga sampai saat ini kami sangat merasakan Nikmatnya Menjadi Developer Real Estate . Bisnis ini bisa dilakukan oleh siapapun dari golongan ekonomi maupun latar belakang pendidikan apapun, yang mana menjadi pengusaha developer real estate ini bisa dilakukan untuk bisa mengubah anggapan bahwa menjadi seorang developer real estate tidaklah sesulit yang Anda bayangkan untuk mengaplikasikannya,
SUKSES MEMBANGUN BISNIS DEVELOPER REAL ESTATE
DENGAN MUDAH DAN CEPAT
Ini adalah tentang panduan bisnis dari aplikasi inovatif teknik bisnis yang terbukti di industri real estate. Masih banyak peluang usaha yang bisa anda dapatkan dari panduan bisnis ini asalkan Anda ingin tahu caranya !.., Bukankah bisnis ini yang sedang Anda impikan!.., Anda ingin menjadi sebagai pengusaha Developer Real estate.
Ebook ini bukan merupakan kiat kita cepat dan singkat menjadi kaya. Masing-masing orang akan berbeda memperoleh hasilnya, semua ini tergantung dari niat dan kesungguhan Anda.
Percayalah !... Informasi ini Sangat Penting bagi Anda yang ingin ber-Bisnis Property, Ini adalah sebuah panduan, sarana & cara Anda untuk menjadi developer real estate untuk meraih keuntungan yang tak terbatas dengan manajemen yang mudah dipahami dalam kurun waktu yang relative singkat, sekalipun Anda PEMULA.
Jika Anda ingin mengetahui cara yang sudah terbukti tentang bagaimana cara memulai bisnis developer real estate, lengkap dengan langkah-langkah secara detail dan disertai dengan sarana pendukung program komputerisasi yang mudah dioperasikan, sebagai penunjang keberhasilan bisnis property Anda, akan Saya tunjukkan bagaimana taktik yang sama yang digunakan oleh banyak pengusaha developer besar dalam menjalankan bisnis ini hanya dengan modal minim.
Ebook panduan ini telah sukses banyak mencetak menjadi pebisnis Developer Real Estate dari latar belakang apapun, jangan salah membayangkan kalau bisnis ini bukan hanya bisa dimiliki oleh orang yang berlatar belakang arsitek maupun orang teknik tetapi yang terpenting awalnya Anda hanya dengan merubah Mind Set Anda lalu niat dengan kesugguhan hati mau benar-benar membangun Bisnis Property sungguhan, proyek property ANDA sendiri dan ANDA_lah DIREKTUR/PIMPINAN di perusahaan Anda sendiri.
Sekarang saatnya Anda menciptakan peluang, jadilah Anda menjadi seorang yang memiliki type kreatif dan tidak mau menyerah pada nasib begitu saja. Upgrade mind set Anda untuk menjadi orang yang selalu berusaha menciptakan hal-hal baru dan berusaha tidak hanya sekedar mencari, namun juga menciptakan, dimana dengan cara ini, peluang suksesnya menjadi TIDAK TERBATAS / Unliminited.
Dengan menjadi seorang developer real estate, Anda akan mampu menciptakan kekayaan dari ketiadaan, yang mampu mengubah hidup bagai bumi dan langit. bagaimana tidak? Mulai dari lahan, permodalan, pembangunan rumah, dll yang nyaris membutuhkan modal sedikit mungkin dalam pelaksanaannya.
Namun, tentu hal ini bisa terjadi jika Anda mengetahui ilmunya. Karena itu, Relief property yang fokus dibidang property, dengan niat baik untuk menyebarluaskan ilmu Menjadi Developer Property ini kepada masyarakat luas yang berminat mempelajarinya.
I. Dalam ebook panduan ini anda akan mengetahui : http://www.theproperty-developer.com/
1. Pengetahuan umum bisnis property.
2. Cara negosiasi untuk mendapatkan permodalan yang tanpa batas untuk mendapatkan modal awal dalam menjalankan bisnis developer.
3. Cara mendapatkan permodalan pendukung dalam bisnis developer.
4. Strategi memenangkan persaingan dengan mengintip aktivitas competitor.
5. Membuat Analisa akurat penilaian tanah dan status Kepemilikan Tanah dan Prosedur. dalam pembebasan tanah untuk bisnis property.
6. Proses pengajuan perijinan berdasarkan skala perumahan yang akan di bangun mulai dari awal sampai penerbitan IMB.
7. Aspek Legalitas proyek yang penting untuk anda ketahui.
8. Studi kelayakan proyek.
9. Teknik membuat analisis pekerjaan dan rencana anggaran biaya proyek.
10. Strategi seorang Master dalam pembuatan dokumen kontrak kerjasama dengan. pemborong dalam melakukan proses pembangunan proyek.
11. Strategi Marketing dalam meningkatkan penjualan property.
12. Langkah-langkah Strategis prosedur kerja setelah terjadi penjualan.
13. Manajemen keuangan developer yang selama ini menjadi rahasia kami.
14. Perhitungan pajak-pajak untuk property anda.
15. Perhitungan Kelayakan Proyek Lengkap.
16. Sistem informasi dan Administrasi penjualan dalam bisnis developer real estate.
II. Surat/Perjanjian/Proposal dalam bisnis property :
1. Surat Perjanjian Pendahuluan Jual Beli Terhadap Konsumen. (PPJB)
2. Surat Perjanjian Sementara Jual Beli. (PSJB)
3. Surat Perjanjian Penawaran Kerjasama dalam Pemasaran. (Agency Property)
4. Surat Perjanjian Kerjasama Proyek.
5. Surat Perjanjian Kerjasama Borongan dalam Pembangunan.
6. Surat Perjanjian Kerjasama antara Bank dengan Developer
7. Surat Pengantar Permohonan Kredit Yasa Guna (Bank BTN)
8. Surat Permohonan Kredit Yasa Guna
9. Surat/Proposal Ijin Site Plane
10. Surat Pernyataan dan Kuasa permohonan IMB
11. Surat Buyback Guaranty.
12. Surat Perjsnjian kerjasama Penjualan Tanah & Rumah.
13. Surat Kuasa Pengalihan Hak
14. Proposal Pembangunan Pemukiman.
15. Surat Permohonan Ijin Lokasi.
16. Proposal Kerjasama Event
17. Surat Kuasa Menjual
18. Surat Kuasa Bank.
19. Surat Kuasa Pengambilan Sertifikat
20. Surat Perjanjian Kerjasama Kredit Griya Utama Inden (Bank BTN)
21. Surat Penawaran Perumahan.
22. Surat Perjanjian Pengalihan Hak Kavling.
23. Tata Terbit Agen Penjualan Perumahan.
24. Daftar Pertanyaan Untuk Konsumen.
25. Proposal Ijin Perumahan.
26. Surat Permohonan Penanaman Modal.
27. Surat Pernyataan Ijin Warga sekitar.
28. Surat Pernyataan Tidak Keberatan.
29. Surat Perjanjian Kerjasama Pembelian Lahan (Cash).
30. Surat Perjanjian Kerjasama Pembelian Lahan (Bertahap tiap unit terjual).
31. Surat Perjanjian Kerjasama Pembelian Lahan (Waktu Bertahap ).
32. Surat Perjanjian Pengolahan tanah.
33. Daftar hasil wawancara dan dan Pemeriksaan
III. Cara perhitungan-perhitungan dalam bisnis :
1. Perhitungan sederhana (model 1&2) dalam kelayakan usaha
2. Perhitungan kelayakan proyek
3. Kartu piutang kavling
4. Kartu piutang lain-lain
5. Kartu hutang borongan fasilitas
6. Nota realisasi bank (Rekening Tampungan)
7. Nota Permintaan
8. Nota realisasi bank (Rekening Operasional)
9. Nota Hutang
10. Loan Kalkulator
11. Worksheet hutang
12. Perhitungan Menentukan HPP Tanah dan Rumah
13. Menghitung RAB
14. Monitoring KPR
15. Pajak Jual Belu & Administrasi Bank
16. Perhitungan pajak property
17. Perhitungan nilai property #1#
18. Sales, Clinic desain, KPR progress
19. Simulasi pengajuan KPR Konsumen
20. Tabel angsuran KPR
21. Smart Cash back analis
22. Evaluasi pinjaman property
23. Descripsi progress bangun
24. Angsuran KPR bank
25. Daftar hasil wawancara dan pemeriksanaan.
IV. Sarana pendukung lain-lain :
1. Flowcart mulai bisnis.
2. Alur kerja keuangan
3. Daily sales report
4. Simulasi cicilan KPR konsumen
5. Standar laporan keuangan
6. Perhitungan cepat sementara kelayakan usaha
7. Dream book dalam mindset
8. Kartu control
9. Perencanaan keuangan
V. Membuat Laporan Pemasaran berupa : bisa kunjungi disini http://www.sid-properti.com
1. Database Konsumen.
2. Omzet Penjualan.
3. Total Piutang.
4. Piutang Per Konsumen.
5. Monitoring Piutang Konsumen
SUKSES MEMBANGUN BISNIS DEVELOPER REAL ESTATE
DENGAN MUDAH DAN CEPAT
Ini adalah tentang panduan bisnis dari aplikasi inovatif teknik bisnis yang terbukti di industri real estate. Masih banyak peluang usaha yang bisa anda dapatkan dari panduan bisnis ini asalkan Anda ingin tahu caranya !.., Bukankah bisnis ini yang sedang Anda impikan!.., Anda ingin menjadi sebagai pengusaha Developer Real estate.
Ebook ini bukan merupakan kiat kita cepat dan singkat menjadi kaya. Masing-masing orang akan berbeda memperoleh hasilnya, semua ini tergantung dari niat dan kesungguhan Anda.
Percayalah !... Informasi ini Sangat Penting bagi Anda yang ingin ber-Bisnis Property, Ini adalah sebuah panduan, sarana & cara Anda untuk menjadi developer real estate untuk meraih keuntungan yang tak terbatas dengan manajemen yang mudah dipahami dalam kurun waktu yang relative singkat, sekalipun Anda PEMULA.
Jika Anda ingin mengetahui cara yang sudah terbukti tentang bagaimana cara memulai bisnis developer real estate, lengkap dengan langkah-langkah secara detail dan disertai dengan sarana pendukung program komputerisasi yang mudah dioperasikan, sebagai penunjang keberhasilan bisnis property Anda, akan Saya tunjukkan bagaimana taktik yang sama yang digunakan oleh banyak pengusaha developer besar dalam menjalankan bisnis ini hanya dengan modal minim.
Ebook panduan ini telah sukses banyak mencetak menjadi pebisnis Developer Real Estate dari latar belakang apapun, jangan salah membayangkan kalau bisnis ini bukan hanya bisa dimiliki oleh orang yang berlatar belakang arsitek maupun orang teknik tetapi yang terpenting awalnya Anda hanya dengan merubah Mind Set Anda lalu niat dengan kesugguhan hati mau benar-benar membangun Bisnis Property sungguhan, proyek property ANDA sendiri dan ANDA_lah DIREKTUR/PIMPINAN di perusahaan Anda sendiri.
Sekarang saatnya Anda menciptakan peluang, jadilah Anda menjadi seorang yang memiliki type kreatif dan tidak mau menyerah pada nasib begitu saja. Upgrade mind set Anda untuk menjadi orang yang selalu berusaha menciptakan hal-hal baru dan berusaha tidak hanya sekedar mencari, namun juga menciptakan, dimana dengan cara ini, peluang suksesnya menjadi TIDAK TERBATAS / Unliminited.
Dengan menjadi seorang developer real estate, Anda akan mampu menciptakan kekayaan dari ketiadaan, yang mampu mengubah hidup bagai bumi dan langit. bagaimana tidak? Mulai dari lahan, permodalan, pembangunan rumah, dll yang nyaris membutuhkan modal sedikit mungkin dalam pelaksanaannya.
Namun, tentu hal ini bisa terjadi jika Anda mengetahui ilmunya. Karena itu, Relief property yang fokus dibidang property, dengan niat baik untuk menyebarluaskan ilmu Menjadi Developer Property ini kepada masyarakat luas yang berminat mempelajarinya.
I. Dalam ebook panduan ini anda akan mengetahui : http://www.theproperty-developer.com/
1. Pengetahuan umum bisnis property.
2. Cara negosiasi untuk mendapatkan permodalan yang tanpa batas untuk mendapatkan modal awal dalam menjalankan bisnis developer.
3. Cara mendapatkan permodalan pendukung dalam bisnis developer.
4. Strategi memenangkan persaingan dengan mengintip aktivitas competitor.
5. Membuat Analisa akurat penilaian tanah dan status Kepemilikan Tanah dan Prosedur. dalam pembebasan tanah untuk bisnis property.
6. Proses pengajuan perijinan berdasarkan skala perumahan yang akan di bangun mulai dari awal sampai penerbitan IMB.
7. Aspek Legalitas proyek yang penting untuk anda ketahui.
8. Studi kelayakan proyek.
9. Teknik membuat analisis pekerjaan dan rencana anggaran biaya proyek.
10. Strategi seorang Master dalam pembuatan dokumen kontrak kerjasama dengan. pemborong dalam melakukan proses pembangunan proyek.
11. Strategi Marketing dalam meningkatkan penjualan property.
12. Langkah-langkah Strategis prosedur kerja setelah terjadi penjualan.
13. Manajemen keuangan developer yang selama ini menjadi rahasia kami.
14. Perhitungan pajak-pajak untuk property anda.
15. Perhitungan Kelayakan Proyek Lengkap.
16. Sistem informasi dan Administrasi penjualan dalam bisnis developer real estate.
II. Surat/Perjanjian/Proposal dalam bisnis property :
1. Surat Perjanjian Pendahuluan Jual Beli Terhadap Konsumen. (PPJB)
2. Surat Perjanjian Sementara Jual Beli. (PSJB)
3. Surat Perjanjian Penawaran Kerjasama dalam Pemasaran. (Agency Property)
4. Surat Perjanjian Kerjasama Proyek.
5. Surat Perjanjian Kerjasama Borongan dalam Pembangunan.
6. Surat Perjanjian Kerjasama antara Bank dengan Developer
7. Surat Pengantar Permohonan Kredit Yasa Guna (Bank BTN)
8. Surat Permohonan Kredit Yasa Guna
9. Surat/Proposal Ijin Site Plane
10. Surat Pernyataan dan Kuasa permohonan IMB
11. Surat Buyback Guaranty.
12. Surat Perjsnjian kerjasama Penjualan Tanah & Rumah.
13. Surat Kuasa Pengalihan Hak
14. Proposal Pembangunan Pemukiman.
15. Surat Permohonan Ijin Lokasi.
16. Proposal Kerjasama Event
17. Surat Kuasa Menjual
18. Surat Kuasa Bank.
19. Surat Kuasa Pengambilan Sertifikat
20. Surat Perjanjian Kerjasama Kredit Griya Utama Inden (Bank BTN)
21. Surat Penawaran Perumahan.
22. Surat Perjanjian Pengalihan Hak Kavling.
23. Tata Terbit Agen Penjualan Perumahan.
24. Daftar Pertanyaan Untuk Konsumen.
25. Proposal Ijin Perumahan.
26. Surat Permohonan Penanaman Modal.
27. Surat Pernyataan Ijin Warga sekitar.
28. Surat Pernyataan Tidak Keberatan.
29. Surat Perjanjian Kerjasama Pembelian Lahan (Cash).
30. Surat Perjanjian Kerjasama Pembelian Lahan (Bertahap tiap unit terjual).
31. Surat Perjanjian Kerjasama Pembelian Lahan (Waktu Bertahap ).
32. Surat Perjanjian Pengolahan tanah.
33. Daftar hasil wawancara dan dan Pemeriksaan
III. Cara perhitungan-perhitungan dalam bisnis :
1. Perhitungan sederhana (model 1&2) dalam kelayakan usaha
2. Perhitungan kelayakan proyek
3. Kartu piutang kavling
4. Kartu piutang lain-lain
5. Kartu hutang borongan fasilitas
6. Nota realisasi bank (Rekening Tampungan)
7. Nota Permintaan
8. Nota realisasi bank (Rekening Operasional)
9. Nota Hutang
10. Loan Kalkulator
11. Worksheet hutang
12. Perhitungan Menentukan HPP Tanah dan Rumah
13. Menghitung RAB
14. Monitoring KPR
15. Pajak Jual Belu & Administrasi Bank
16. Perhitungan pajak property
17. Perhitungan nilai property #1#
18. Sales, Clinic desain, KPR progress
19. Simulasi pengajuan KPR Konsumen
20. Tabel angsuran KPR
21. Smart Cash back analis
22. Evaluasi pinjaman property
23. Descripsi progress bangun
24. Angsuran KPR bank
25. Daftar hasil wawancara dan pemeriksanaan.
IV. Sarana pendukung lain-lain :
1. Flowcart mulai bisnis.
2. Alur kerja keuangan
3. Daily sales report
4. Simulasi cicilan KPR konsumen
5. Standar laporan keuangan
6. Perhitungan cepat sementara kelayakan usaha
7. Dream book dalam mindset
8. Kartu control
9. Perencanaan keuangan
V. Membuat Laporan Pemasaran berupa : bisa kunjungi disini http://www.sid-properti.com
1. Database Konsumen.
2. Omzet Penjualan.
3. Total Piutang.
4. Piutang Per Konsumen.
5. Monitoring Piutang Konsumen
Senin, 02 Januari 2012
Biaya - Biaya Saat Membeli Rumah
Halo sobat properti, wah sudah lama tidak posting. Kali ini saya mau posting tentang biaya-biaya yang harus di siapkan saat membeli rumah. Karena tidak sedikit yang belum tahu apa saja yang harus disiapkan ketika membeli rumah.
Sobat Properti biaya untuk beli rumah tidak terbatas pada harga rumah saja lho, ada beberapa biaya lain yang harus dibayar. Dengan mengetahui biaya-biaya yang perlu dikeluarkan, maka kamu bisa mempersiapkan dana dan merencanakan keuangan. Berikut ini adalah biaya-biaya yang akan di keluarkan.
1. Uang tanda jadi (Booking fee). Umumnya, jumlah uang tanda jadi ini ditentukan pengembang. Anda akan mendapat formulir pemesanan unit dengan jadwal pembayaran tanda jadi dan pelunasan uang muka. Jadwal harus disetujui oleh kedua pihak.
2. Uang muka. Pembayaran uang muka dapat diangsur dengan jadwal tertentu. Sebaiknya, pembayaran uang muka ini dilakukan setelah akad kredit Anda disetujui bank. Dengan pengembang, Anda akan menandatangani Surat Perjanjian Jual Beli (SPJB) di depan notaris. SPJB menyatakan bahwa Anda akan melunasi uang muka setelah akad kredit disetujui bank.
3. Biaya notaris untuk mengikat kredit secara hukum.
4. Angsuran. Perlu dicatat bahwa angsuran KPR�ditambah angsuran-angsuran lain�jangan sampai lebih dari sepertiga gaji Anda.
Urutan prosesnya berawal dari uang tanda jadi, tanda tangan SPJB, lalu pelunasan uang muka. Bank kemudian akan melakukan survei penilaian aset properti untuk menentukan harga jual dan legalitas properti. Legalitas dokumen yang diperlukan termasuk Sertifikat Tanah, IMB, SPPT PBB, Surat Kuasa Jual, dan sebagainya. Bank akan memberikan keputusan tentang kelayakan properti untuk proses akad kredit setelah semua dokumen dilengkapi. Bank akan memberi tahu jika ada dokumen yang diperlukan.
1. Uang tanda jadi (Booking fee). Umumnya, jumlah uang tanda jadi ini ditentukan pengembang. Anda akan mendapat formulir pemesanan unit dengan jadwal pembayaran tanda jadi dan pelunasan uang muka. Jadwal harus disetujui oleh kedua pihak.
2. Uang muka. Pembayaran uang muka dapat diangsur dengan jadwal tertentu. Sebaiknya, pembayaran uang muka ini dilakukan setelah akad kredit Anda disetujui bank. Dengan pengembang, Anda akan menandatangani Surat Perjanjian Jual Beli (SPJB) di depan notaris. SPJB menyatakan bahwa Anda akan melunasi uang muka setelah akad kredit disetujui bank.
3. Biaya notaris untuk mengikat kredit secara hukum.
4. Angsuran. Perlu dicatat bahwa angsuran KPR�ditambah angsuran-angsuran lain�jangan sampai lebih dari sepertiga gaji Anda.
Urutan prosesnya berawal dari uang tanda jadi, tanda tangan SPJB, lalu pelunasan uang muka. Bank kemudian akan melakukan survei penilaian aset properti untuk menentukan harga jual dan legalitas properti. Legalitas dokumen yang diperlukan termasuk Sertifikat Tanah, IMB, SPPT PBB, Surat Kuasa Jual, dan sebagainya. Bank akan memberikan keputusan tentang kelayakan properti untuk proses akad kredit setelah semua dokumen dilengkapi. Bank akan memberi tahu jika ada dokumen yang diperlukan.
Sebelum permohonan KPR disetujui, bank akan menganalisis kemampuan Anda membayar angsuran. Umumnya, bank akan meminta total pendapatan keluarga Anda dan angsuran tidak melebihi sepertiga pendapatan. Verifikasi dilakukan dengan memeriksa rekening koran selama 3 sampai 6 bulan terakhir.
Jika dibutuhkan, Bank Indonesia akan memeriksa transaksi kartu kredit, kredit kendaraan bermotor, KPR lain, kredit lain, dan biaya hidup bulanan. Dalam waktu dua minggu hingga dua bulan, bank akan mengeluarkan keputusan mengenai permohonan KPR.
Setelah itu, akad kredit dilakukan. Selanjutnya, Anda wajib membayar angsuran. Surat Pelunasan Utang akan diberikan oleh bank. Anda juga akan menerima Sertifikat Asli Kepemilikan Unit Properti.
Jika dibutuhkan, Bank Indonesia akan memeriksa transaksi kartu kredit, kredit kendaraan bermotor, KPR lain, kredit lain, dan biaya hidup bulanan. Dalam waktu dua minggu hingga dua bulan, bank akan mengeluarkan keputusan mengenai permohonan KPR.
Setelah itu, akad kredit dilakukan. Selanjutnya, Anda wajib membayar angsuran. Surat Pelunasan Utang akan diberikan oleh bank. Anda juga akan menerima Sertifikat Asli Kepemilikan Unit Properti.
Selasa, 25 Oktober 2011
Tips Membeli Rumah Untuk Pasangan Muda
Semangat Pagi ...
Wah sudah lama ga posting nih. Kali ini qt sharing tentang beli rumah ya. berhubung banyak yang sering bertanya & konsultasi tentang harga rumah, kemampuan cicilan & besarnya dp, so kita akan bahas cara menghitung hal itu. siap yaaa
Contoh kasus:Suami istri muda, join income = 7 juta, masa kerja kurang dari 1 tahun, belum ada SPT, belum ada kartu keluarga. Menginginkan rumah kecil dan sehat di pemukiman yang layak.
1. Hitung kemampuan finansialmu, caranya:
a. Hitung credit power-mu (kemampuan mencicil),
Sederhananya rumah itu akan dibeli lewat KPR, entah rumah baru dari developer ataupun rumah second. Cicilan itu biasanya 1/3 gaji, walau ada beberapa bank bisa mencapai 40 bahkan 50%.
Contoh hitungan dengan bunga 14% dan jangka 15 tahun maka kita bisa meminjam:
100 juta, cicilan 1.3juta/bulan, income 4 juta
150 juta, cicilan 1.9juta/bulan, income 6 juta
200 juta, cicilan 2.6juta/bulan, income 8 juta
hitung posisi credit powermu ada dimana
a. Hitung credit power-mu (kemampuan mencicil),
Sederhananya rumah itu akan dibeli lewat KPR, entah rumah baru dari developer ataupun rumah second. Cicilan itu biasanya 1/3 gaji, walau ada beberapa bank bisa mencapai 40 bahkan 50%.
Contoh hitungan dengan bunga 14% dan jangka 15 tahun maka kita bisa meminjam:
100 juta, cicilan 1.3juta/bulan, income 4 juta
150 juta, cicilan 1.9juta/bulan, income 6 juta
200 juta, cicilan 2.6juta/bulan, income 8 juta
hitung posisi credit powermu ada dimana
b. Hitung buying power-mu (kemampuan membeli rumah)
Bank umumnya hanya akan mendanai 80% dari harga rumah, maka kita harus mencari 20% sisanya. Ambil contoh kasus diatas dimana buying power kita 150 juta. 150 juta adalah 80%-nya sehingga harga rumah maksimal yang bisa kita dapatkan adalah di kisaran 187.5 juta. Atau dengan DP sebesar 37.5juta.
Bank umumnya hanya akan mendanai 80% dari harga rumah, maka kita harus mencari 20% sisanya. Ambil contoh kasus diatas dimana buying power kita 150 juta. 150 juta adalah 80%-nya sehingga harga rumah maksimal yang bisa kita dapatkan adalah di kisaran 187.5 juta. Atau dengan DP sebesar 37.5juta.
Yang perlu diperhatikan, buying power = DP + administrasi. Dalam kasus diatas. Maka first paymentnya adalah 37.5 juta + 10 juta (5% dari harga rumah biasanya untuk keperluan administrasi). Sehingga total dana yang harus disiapkan adalah 47.5 juta.
2. Setelah menentukan posisi finansial dimana, barulah kita mencari rumah yang cocok untuk kita.
Ada beberapa pilihan antara lain:
a. Rumah baru, rumah baru dari developer ini hitungannya lebih mudah. angkanya pun jelas, namun masalahnya pilihan sangat terbatas. Waktu idle untuk menunggu rumah ini pun cukup lama, beberapa perumahan besar bahkan memasang tenggang waktu hingga 2 tahun-an. Ini pun belum menjamin kita punya tetangga.
b. Rumah second, rumah second sebenarnya pilihan yang sangat menarik. Selain lokasinya yang lebih dekat. membeli rumah second berarti membeli masyarakat dan lingkungan yang sudah jadi. Dan rumah ini bisa langsung ditempati.
Ada beberapa pilihan antara lain:
a. Rumah baru, rumah baru dari developer ini hitungannya lebih mudah. angkanya pun jelas, namun masalahnya pilihan sangat terbatas. Waktu idle untuk menunggu rumah ini pun cukup lama, beberapa perumahan besar bahkan memasang tenggang waktu hingga 2 tahun-an. Ini pun belum menjamin kita punya tetangga.
b. Rumah second, rumah second sebenarnya pilihan yang sangat menarik. Selain lokasinya yang lebih dekat. membeli rumah second berarti membeli masyarakat dan lingkungan yang sudah jadi. Dan rumah ini bisa langsung ditempati.
Tips dan Saran:1. Jangka waktu cicilan baiknya adalah kurang dari 15 tahun, lebih dari itu akan memberatkan sang kreditor.
2. Rumah second selalu lebih menguntungkan dibandingkan rumah baru. Rumah second sendiri dibagi dalam 3 kategori:
-usia < 10 tahun
-usia 10-20 tahun
-usia > 20 tahun
pembagian sederhana ini didasarkan dengan penggunaan material dan design dari rumah tersebut. Rumah dalam kategori pertama sebenarnya merupakan pilihan yang terbaik. Disamping harganya lebih murah, kondisi bangunannya tergolong masih baik.
-usia < 10 tahun
-usia 10-20 tahun
-usia > 20 tahun
pembagian sederhana ini didasarkan dengan penggunaan material dan design dari rumah tersebut. Rumah dalam kategori pertama sebenarnya merupakan pilihan yang terbaik. Disamping harganya lebih murah, kondisi bangunannya tergolong masih baik.
3. Lokasi adalah komponen yang signifikan, dengan budget yang terbatas. Lebih baik memilih rumah yang lebih kecil namun jelas keamanan dan sarana prasarananya. Contohnya rumah tipe 36 di BSD tentunya secara faktor strategis lebih baik daripada rumah di daerah Ciputat dengan harga yang sama misalnya.
Adapun kelebihan membeli rumah baru/inden :
1. Desain rumah bisa sesuai keinginan kita
2. Bangunan akan lebih terkontrol karena kita dapat mengawasi pembangunan dari awal, bahkan developer-developer baru skala kecil cenderung lebih menjaga kualitas karena unit yang terbatas sehingga kontrol pembangunan sangat di jaga.
bagi teman-teman yang masih bingung hitung-hitungan beli rumah via KPR jangan ragu hub admin ya.
Bagi yang ingin desain rumah lagsung diskusi dengan arsiteknya
Atau Punya tanah siap bangun tapi ga punya dana untuk bangunnya? kami siap bantu :)
Ingin Belajar jadi developer, tapi bingung mulai dari mana? disini ada caranya
Bagi yang ingin desain rumah lagsung diskusi dengan arsiteknya
Atau Punya tanah siap bangun tapi ga punya dana untuk bangunnya? kami siap bantu :)
Ingin Belajar jadi developer, tapi bingung mulai dari mana? disini ada caranya
Rabu, 13 Januari 2010
Bagaimana Jadi Developer ?? yuks Pelajari Tahapannya ^^
Smangat pagi semuanya ^^ !!!
Alhamdulillah sampe hari ini Allah masih memberikan begitu banyak nikmat u qt semua, nikmat sehat, nikmat iman & nikmat2 yg lain. Ok, kali ini i mau tuliskan ttg tahapan bagaimana sih jadi developer. heu..heu... kaya i dah jadi developer ternama aja, ga apa2 kan qt share disini. Tulisan kali ini i dapet dr internet plus i tambahkn dg pengalamn i slama menggarap proyek pertama EI di Perum Mutiara Madani Ciseeng. yuks qt mulai belajarnya, bismillah ...
Ketika qt membuat proyek pertama di perum MM ciseeng, banyk prtanyaan yg muncul dan ada sebuah prtanyaan bagaimana cara memulai bisnis developer properti? Akhirnya setelah tanya sana tanya sini, ikut training kanan-kiri he... alhamdulillah ada beberapa hal yang harus qt persiapkan ketika qt mau jadi developer proerti, mau tau ???? berikut adalah urutan kerja yang kami lakukan ketika memulai proyek di Perum MM ciseeng.
Mencari lahan yang layak
Lahan yang layak ditinjau dari sisi mana saja? Banyak faktor yang bisa dijadikan patokan. Dari lokasi, harga dasar, bentuk lahan, status lahan, cara pembayaran. Lokasi dan harga dasar akan mempengaruhi segmentasi pasar. Bentuk lahan akan mempengaruhi efektifitas lahan komersil. Status lahan akan mempengaruhi percepatan proses perijinan yang berakibat biaya. Cara pembayaran mempengaruhi besaran modal yang musti digelontorkan. Detail dari mencari lahan yang layak, dan profile lahan yg spt u perumahan insya Allah nt i posting d tulisan berikutnya ya.
Sisi kelayakan lainnya adalah apakah lahan tersebut dapat dibangun perumahan. Perihal ini dapat disurvey di dinas terkait ( Bappeda untuk melihat Rencana Umum Tata Ruang (RUTR). Jangan sampai lahan yang akan qta beli adalah lahan untuk daerah industri yang tidak mungkin dikembangkan menjadi perumahan, atau peruntukan untuk daerah resapan, atau banjir kanal.
Menghitung cepat
Pernah membaca buku Blink? Bahwa otak kita dapat bekerja secara cepat berdasarkan pengalaman sebelumnya. Ya� ini bagi Anda yang sudah mahir. Karena sering ketemu lahan, sering menghitung, dan sering praktek. Tapi bagi yang pemula, tentu saja ini tidak mudah. intinya ala bisa karena biasa.
Master plan
Banyak hal yang musti disusun dalam master plan. Terdapat siteplan atau gambar kawasan yang terdiri dari berapa kapling komersil, berapa besaran fasilitas umum, gambar jalan, lebar jalan, lebar kapling dan sebagainya. Anda dapat gunakan jasa konsultan perencanaan untuk menggambar ini.
Ada juga survey pemasaran untuk melihat persaingan pasar di daerah tersebut. Kami biasa menyamar sebagai calon konsumen, bertanya banyak hal ke marketing developer dari harga jual (tentunya beserta diskon), spesifikasi, cara pembayaran, pajak-pajak jual beli. Juga seringkali menghampiri tukang, mandor atau kontraktor yang sedang mengerjakan proyek di sana, untuk mengetahui harga borongan. Syukur-syukur kenal kontraktor yang dapat diajak kerjasama.
Mapping lokasi di atas peta sebuah kota seringkali kami lakukan. Untuk mengetahui titik-titik pesaing dan keunggulan lokasi kami dibandingkan dengan yang lain.
Yang terakhir adalah membuat detail kelayakan proyek.
Investor
Bagi yang bermodal cekak, alangkah baik jika mampu menggandeng investor. Investor tentu saja dapat diiming-imingi pengembalian atas modal yang ditanamkan di proyek. Kami biasanya memberikan tingkat pengembalian 2 kali lipat per proyek. Misalkan modal disetorkan 500 juta, maka kami akan memberikan bagi hasil sebesar 1M di luar modal yang telah disetorkan. Jadi di akhir proyek, sang investor akan menerima 1,5 M (Pokok + Bagi hasil).
Atau pola lainnya yang sering digunakan adalah prosentase bagihasil. Misalnya 60:40, dimana 60% dari keuntungan bersih akan kembali ke investor. Atau pola-pola lain yang mungkin Anda temukan di kemudian hari.
Perijinan
Setelah kesepakatan dengan pemilik tanah dan investor sudah didapatkan. Proses perijinan perlu dijalankan. Hanya saja perijinan di satu daerah dengan daerah lainnya dapat berbeda satu sama lain. Tidak ada pakem yang sama untuk diikuti.
Bila daerah tersebut memiliki Dinas Satu Atap, akan memudahkan Anda mengurus perijinan. Jika tidak Anda musti bergerilya dari BPN, Bappeda, Kimpraswil untuk mengetahui urutan perijinan. Atau lebih mudahnya, berikan saja kewenangan kepada notaries yang sudah ahli di bidang perijinan untuk mengurus perijinan lokasi Anda.
Pemasaran
Setelah perijinan diperoleh, setidaknya dipastikan dapat diperoleh, maka lanjutkan dengan promosi dan penjualan. Banyak cara dalam promosi. Ada out door dan In door. Dengan spanduk, billboard, umbul-umbul, iklan koran, website, pameran, brosur dan lain-lain.
Jika survey pasar diawal tepat. Dan Anda meramu harga jual. Kami yakin, tak lebih dari 2 bulan, produk Anda akan terjual 50%.
Well. Setidaknya Anda sekarang mengetahui urutan kerja sebelum terjun ke bisnis ini. Dan siswa EI skrg sudah mulai masuk k bisnis properti dengan menjadi developer. ayooo siapa yg mau jadi developer ???
sumber : berbagai sumber
Alhamdulillah sampe hari ini Allah masih memberikan begitu banyak nikmat u qt semua, nikmat sehat, nikmat iman & nikmat2 yg lain. Ok, kali ini i mau tuliskan ttg tahapan bagaimana sih jadi developer. heu..heu... kaya i dah jadi developer ternama aja, ga apa2 kan qt share disini. Tulisan kali ini i dapet dr internet plus i tambahkn dg pengalamn i slama menggarap proyek pertama EI di Perum Mutiara Madani Ciseeng. yuks qt mulai belajarnya, bismillah ...
Ketika qt membuat proyek pertama di perum MM ciseeng, banyk prtanyaan yg muncul dan ada sebuah prtanyaan bagaimana cara memulai bisnis developer properti? Akhirnya setelah tanya sana tanya sini, ikut training kanan-kiri he... alhamdulillah ada beberapa hal yang harus qt persiapkan ketika qt mau jadi developer proerti, mau tau ???? berikut adalah urutan kerja yang kami lakukan ketika memulai proyek di Perum MM ciseeng.
Mencari lahan yang layak
Lahan yang layak ditinjau dari sisi mana saja? Banyak faktor yang bisa dijadikan patokan. Dari lokasi, harga dasar, bentuk lahan, status lahan, cara pembayaran. Lokasi dan harga dasar akan mempengaruhi segmentasi pasar. Bentuk lahan akan mempengaruhi efektifitas lahan komersil. Status lahan akan mempengaruhi percepatan proses perijinan yang berakibat biaya. Cara pembayaran mempengaruhi besaran modal yang musti digelontorkan. Detail dari mencari lahan yang layak, dan profile lahan yg spt u perumahan insya Allah nt i posting d tulisan berikutnya ya.
Sisi kelayakan lainnya adalah apakah lahan tersebut dapat dibangun perumahan. Perihal ini dapat disurvey di dinas terkait ( Bappeda untuk melihat Rencana Umum Tata Ruang (RUTR). Jangan sampai lahan yang akan qta beli adalah lahan untuk daerah industri yang tidak mungkin dikembangkan menjadi perumahan, atau peruntukan untuk daerah resapan, atau banjir kanal.
Menghitung cepat
Pernah membaca buku Blink? Bahwa otak kita dapat bekerja secara cepat berdasarkan pengalaman sebelumnya. Ya� ini bagi Anda yang sudah mahir. Karena sering ketemu lahan, sering menghitung, dan sering praktek. Tapi bagi yang pemula, tentu saja ini tidak mudah. intinya ala bisa karena biasa.
Master plan
Banyak hal yang musti disusun dalam master plan. Terdapat siteplan atau gambar kawasan yang terdiri dari berapa kapling komersil, berapa besaran fasilitas umum, gambar jalan, lebar jalan, lebar kapling dan sebagainya. Anda dapat gunakan jasa konsultan perencanaan untuk menggambar ini.
Ada juga survey pemasaran untuk melihat persaingan pasar di daerah tersebut. Kami biasa menyamar sebagai calon konsumen, bertanya banyak hal ke marketing developer dari harga jual (tentunya beserta diskon), spesifikasi, cara pembayaran, pajak-pajak jual beli. Juga seringkali menghampiri tukang, mandor atau kontraktor yang sedang mengerjakan proyek di sana, untuk mengetahui harga borongan. Syukur-syukur kenal kontraktor yang dapat diajak kerjasama.
Mapping lokasi di atas peta sebuah kota seringkali kami lakukan. Untuk mengetahui titik-titik pesaing dan keunggulan lokasi kami dibandingkan dengan yang lain.
Yang terakhir adalah membuat detail kelayakan proyek.
Investor
Bagi yang bermodal cekak, alangkah baik jika mampu menggandeng investor. Investor tentu saja dapat diiming-imingi pengembalian atas modal yang ditanamkan di proyek. Kami biasanya memberikan tingkat pengembalian 2 kali lipat per proyek. Misalkan modal disetorkan 500 juta, maka kami akan memberikan bagi hasil sebesar 1M di luar modal yang telah disetorkan. Jadi di akhir proyek, sang investor akan menerima 1,5 M (Pokok + Bagi hasil).
Atau pola lainnya yang sering digunakan adalah prosentase bagihasil. Misalnya 60:40, dimana 60% dari keuntungan bersih akan kembali ke investor. Atau pola-pola lain yang mungkin Anda temukan di kemudian hari.
Perijinan
Setelah kesepakatan dengan pemilik tanah dan investor sudah didapatkan. Proses perijinan perlu dijalankan. Hanya saja perijinan di satu daerah dengan daerah lainnya dapat berbeda satu sama lain. Tidak ada pakem yang sama untuk diikuti.
Bila daerah tersebut memiliki Dinas Satu Atap, akan memudahkan Anda mengurus perijinan. Jika tidak Anda musti bergerilya dari BPN, Bappeda, Kimpraswil untuk mengetahui urutan perijinan. Atau lebih mudahnya, berikan saja kewenangan kepada notaries yang sudah ahli di bidang perijinan untuk mengurus perijinan lokasi Anda.
Pemasaran
Setelah perijinan diperoleh, setidaknya dipastikan dapat diperoleh, maka lanjutkan dengan promosi dan penjualan. Banyak cara dalam promosi. Ada out door dan In door. Dengan spanduk, billboard, umbul-umbul, iklan koran, website, pameran, brosur dan lain-lain.
Jika survey pasar diawal tepat. Dan Anda meramu harga jual. Kami yakin, tak lebih dari 2 bulan, produk Anda akan terjual 50%.
Well. Setidaknya Anda sekarang mengetahui urutan kerja sebelum terjun ke bisnis ini. Dan siswa EI skrg sudah mulai masuk k bisnis properti dengan menjadi developer. ayooo siapa yg mau jadi developer ???
sumber : berbagai sumber
Peluang Bisnis Properti di Indonesia

Kali ini saya akan mengupas bertahap mengenai properti, kenapa ??? ternyata properti menyimpan begitu banyak hal yang baru dan tentunya peluang yang sangat besar bagi temen2 yang mau terjun d bisnis properti. Alhamdulillah saya mendapatkan artikelnya pak aryo dipenogoro, mudah2an setelah membaca artikel ini pembaca bs jd tmbah semangat u terjun d bisnis properti, ok ! yuk qt simak bersama :
Sebagai orang yang bekerja di bidang bisnis properti khususnya developer dan property investment Aryo Diponegoro , sangat jarang beliau mengemukakan petunjuk atau bocoran tentang bisnis properti. Sekarang sudah saatnya. Sudah saatnya berbagi dengan banyak rekan. Karena ternyata buku-buku yang terbit mengenai bisnis properti masih sedikit. Lebih banyak tabloid yang mengupas model, tipe dan aksesoris properti.
Sedikitanya ada tiga alasan yang tidak dapat anda tolak untuk memasuki peluang di bisnis properti.
Alasan No. 1. Pasti untung!
Pernahkah anda bayangkan bisnis yang paling menguntungkan? Dalam teori manajemen keuangan terdapat istilah HIGH RISK HIGH GAIN. Tapi dalam bisnis properti, NO UNCONTROLLED RISK, HIGH GAIN. Ada beberapa instrumen yang menentukan hal ini.
Harga tanah pasti meningkat
Di dunia ini tidak ada harga yang turun kecuali hal-hal yang berkaitan dengan kondisi makro perekonomian. Tapi bisa dipastikan 99% bahwa harga tanah pasti meningkat. PBBnya saja meningkat hampir tiap tahun. Secara hitungan kasar saja, jika anda beli tanah terus dijual 1 tahun ke depan. Pasti untung! Itu hebatnya bisnis properti.
Manajemen yang sederhana
Bisnis properti membutuhkan manajemen yang sederhana. Dalam developer misalnya, cukup bagian keuangan dan bagian legal. Dua bagian ini pokok dan vital bagi developer. Lha perencanaan, pemasaran dan konstruksi? Tidak harus diperlukan. Tidak harus ada. Karena konstruksi bisa kita serahkan ke Kontraktor. Pemasaran bisa kita percayakan kepada Agent Marketing. Perencanaan bisa kita undang konsultan. Hasilnya lebih lengkap, lebih pasti, biaya bersifat variable. Semakin sederhana manajemen yang ada, akan semakin menguntungkan dari sisi finansial dan pengelolaan.
Kemas properti sebagai investasiSalah satu meningkatkan pendapatan dalam properti adalah mengemas properti sebagai bagian dari investasi yang menguntungkan. Kemas dengan cara yang sama tentang harga tanah. Sajikan dalam bentuk perhitungan kredit pemilikan rumah (KPR) dan bandingkan dengan ekspektasi harga di masa mendatang.
Amankan bisnis dengan shadaqah
Tidak ada bisnis yang tidak berisiko. Tapi dalam bisnis properti semua resiko dapat dikontrol. Kecuali Force Majure. Tapi agama Islam punya cara yang unik dalam mengamankan bisnis, yakni shadaqah. Bisnis properti itu jual beli lahan milik Allah Swt. Sehingga shadaqahnya musti lebih besar. Di perusahaan properti yang saya ketahui, mereka menyisihkan sekitar 20-40% keuntungan untuk kegiatan sosial keagamaan. Anda berani lebih besar???
�Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah[166] adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.� 2 Al Baqarah 261
Percayalah apa yang sudah digariskan oleh Allah, pasti akan terjadi.
Alasan No. 2. Modal besar? No Way!
Jual beli tanah tentunya butuh modal besar. Eit siapa bilang. Developer yang pernah saya kenal dan developer ini cukup ternama di Jogja, Solo bahkan sampai Batam. Pada tahun 1999 mereka mengelola modal kurang dari 100juta. Dan dalam jangka waktu 8 tahun, aset mereka sebesar 25Milyar. Developer dimana saya bernaung, dengan modal awal 3 M, dalam jangka waktu 2 tahun, aset kami bersih sekitar 20M. Ada beberapa cara.
Negosiasikan pembayaran
Negosiasi pembayaran dapat berupa pembayaran tanah, kontraktor, konsultan dan apapun sehingga memperlambat kas keluar. Artinya harus mempercepat kas masuk. Artinya cukup dengan uang muka pembelian, entah bagaimana caranya kas masuk untuk menutupi kewajiban pambayaran berikutnya. Contoh, modal anda 50juta. Anda beli tanah seluas 1000m2 dengan harga 60 juta. Negosiasikan pembayaran bertahap 6 bulan. Pembayaran pertama 10juta. Cadangkan 10 juta untuk pembayaran ke2. Siapkan tim perencana untuk merencanakan kawasan, biaya skitar 5 juta. Anggarkan biaya promosi sekitar 10juta. Anggarkan 7.5 juta untuk kegiatan operasional bulanan. Anggarkan 7.5 juta untuk legalitas lahan. Cukup 50 juta kan? Cukup 10 juta untuk beli lahan seharga 60 juta kan? Bayangkan jika uang muka anda 100juta, anda bisa mendapatkan lahan 600juta. Jika tanah sudah diolah atau dimatangkan, aset anda bisa menjadi 1.2 M! Fantastis!
Promosikan kawasan dengan menjual resiko
Kawasan ada sudah siap. Promosikan dengan gencar dengan menjual resiko maksudnya adalah dikarenakan anda membutuhkan cash dengan cepat, jual harga rumah 20% lebih murah dari harga normal, tapi cash. Tapi jangan lupa menaikan harga jual jika sudah mencapai titik tertentu. Nah sekarang anda tahu tentang konsep mengemas properti sebagai investasi. Ini salah satunya.
Instrumen Kredit Usaha
Pada tahap awal, perbankan tidak akan mungkin melirik usaha anda. Atau jika usaha anda sudah cukup dikenal, tentunya anda akan mudah mendapatkan kredit konstruksi, salah satu alternatif pembiayaan developer. Perlu anda ketahui, developer (baru) tidak mudah mendapatkan kredit investasi, tapi kredit modal kerja konstruksi. Sekarang bagaimana jika bank belum mau melirik usaha anda. Gunakan fasilitas KPR! Bagaimana caranya? Jadikan saudara, rekan kerja sebagai konsumen properti anda. Pembiayaan melalui KPR. Pencairan KPR akan anda terima. Kewajiban pengembalian KPR menjadi tanggung jawab usaha anda. Simple bukan. Anda sudah dipastikan mendapat kredit investasi.
Alasan No. 3. Dapatkan Cash Flow yang besar!
Alasan ketiga ini jelas-jelas akan sulit untuk ditolak. Dengan properti kita bisa mengenerate cash flow yang besar. Prinsipnya percepat uang masuk, perlambat uang keluar. Eit jangan melulu jual cash� Gunakan instrumen KPR.
Instrumen KPR
KPR saat ini memungkinkan KPR indent dimana konsumen dapat diikat dalam akad kredit meskipun bangunan belum selesai dibangun. Dan anda akan menerima pencairan awal sebesar 40%. Jika uang muka sebesar 20%, berarti anda menerima uang muka 60%. Ingat negosiasi pembayaran? Jangan-jangan modal anda sudah kembali?
Padahal untuk membangun rumah, mungkin anda hanya akan mengeluarkan sekitar 40%. Dan mengeluarkan sekitar 10% lagi untuk pematangan lahan, prasarana dan sarana. Sisa 10%nya? Bisa untuk membayar tanah. Pada bulan ke 4 dengan asumsi pembangunan selesai, maka anda akan menerima 60%. Pertanyaannya adalah bagaimana dengan 4 bulan masa pembangunan? Yang penting jaga target penjualan.
Lahan baru, ladang uang baru
Bagaimana dengan 60% sisa pencairan KPR? Cadangkan untuk membeli lahan baru. Jadikan sebagai ladang uang baru. Saya jamin anda akan kaya raya!
Sekali lagi saya bilang, resiko dalam properti pasti ada. Namun resiko dalam properti harus dapat dikontrol. Ada beberapa tips yang secara gamblang saya tulis tanpa harus disertai keterangan
Tentukan target keuntungan bersih
Tentukan batasan resiko kerugian
Target pemasaran minimal harus tercapai
Tekan fixed cost, perbesar variable cost
Monitoring arus kas dan rugi laba
Cut Loss pada saat menyentuh batasan resiko kerugian
Tuangkan perjanjian bisnis dalam hitam di atas putih
Jadi anda tertarik masuk bisnis properti? Kapan?
Minggu, 27 Desember 2009
Tips Memilih Bank untuk KPR
Semangat Pagi !!!!
Alhamdulillah setelah searching2 dpt juga ttg KPR, mg bermanfaat u tmn2 yg sdg mencari info ttg KPR, yuk qt baca brg2 ^^
Membeli rumah dengan kredit (KPR) merupakan pilihan utama untuk pasangan muda di Jakarta. Tulisan ini ditujukan untuk pasangan muda yang berencana membeli rumah dengan kisaran 150-350 juta. Dengan harga ini, rumah yang didapatkan mulai luas tanah 70-120an atau 2-3 kamar tidur. Berdasarkan pengalaman kami selama ini beberapa hal pertimbangan yang harus dipikirkan baik-baik sebelum memilih bank KPR adalah:
1. Segmentasi bank
Niaga, Permata, Panin bersaing di segmen yang sama: rumah-rumah menengah di pinggiran jakarta dengan range 150-300 juta. Biasanya developer sudah menggandeng bank-bank tersebut sejak awal, kecuali perumahan spesifik seperti Legenda Wisata yang dibangun Duta Pertiwi dengan group Sinar Mas tentunya menganjurkan BII (Bank Group Sinar Mas) sebagai KPR pilihannya. Atau Daan Mogot Arcadia dengan Bank Eksindonya yang masih dalam satu group.
Niaga dikenal sebagai bank paling agresif. Niaga banyak menggandeng developer-developer kecil, ukuran 40-200 rumah per kompleks. Kalau kita mencari rumah-rumah dipinggiran Jakarta sebagian besar menawarkan Niaga sebagai pilihan KPR-nya.
BTN dikenal sebagai bank untuk KPR menengah ke bawah dalam skala besar. Prakteknya dilapangan BTN cenderung tidak agresif dalam menawarkan KPR-nya. Memang sih banyak yang berkomentar,
�KPR? kenapa ga di BTN saja�, gampang jawabannya:
�Lha BTN emang kantornya dimana?�
BNI, yang membajak kepala Divisi KPR dari Bank Niaga pun menawarkan fitur yang mirip-mirip dengan bank Niaga. Masalahnya, perumahan manakah yang digandeng oleh BNI? Mandiri yang dikenal kuat di Corporate, BCA yang di Consumer Banking, nampaknya tidak begitu terlihat di segmen perumahan menengah ini.
Kesimpulan: Niaga dan Permata #1 di kategori ini, BNI pun di 2007 ini sedang memfokuskan untuk KPRnya
2. Fleksibilitas persyaratan
Teorinya persyaratan KPR disemua bank sama, harus ada NPWP, harus ada pengalaman 2 tahun sebagai karyawan tetap, harus ada ini itu. Tapi prakteknya tidak ada karyawan yang sempurna bukan, makanya pertimbangan fleksibilitas bank harus dijadikan pertimbangan utama
Contoh: Join income / cicilan yang dibayar bersama suami dan istri seringkali berurusan pelik. Bank Niaga dan Panin memandang istri hanya komponen penunjang untuk cicilan kredit. Akibatnya status istri tidak menjadi masalah besar, apakah istri karyawan permanen/kontrak, belum ada NPWP. Sebaliknya bank Permata, BCA memandang istri sebagai komponen utama. Akibatnya semua dokumentasi harus lengkap.
Kesimpulan: Bank Panin #1 di kategori ini, Niaga #2
catatan, fleksibilitas bank Panin sempat menuai kritik dari teman-teman. Konon bank Panin masih menggunakan sistem perhitungan manual untuk approval KPR-nya, sementara bank lain menggunakan sistem komputerisasi yang mengharuskan proses prosedural.
3. Birokrasi
Birokrasi ini terkait dengan sistem kerja bank tersebut. Bank Niaga, Panin, BRI misalnya menggunakan sistem account officer (AO). Dengan sistem AO ini proses pencarian nasabah, analisa kredit hingga appraisal dikerjakan oleh satu orang yaitu sang AO dari awal hingga akhir. Keuntungannya appraisal yang dihasilkan bisa lebih tinggi, apalagi untuk rumah second. Sistem ini juga cukup rawan unsur KKN (sogok menyogoknya). Dalam beberapa kali diskusi, baik dengan developer, properti agent, atau pihak bank. Budaya untuk menyogok agar memudahkan aplikasi ini kerap dilakukan.
Sebaliknya bank Permata menggunakan sistem bertingkat. Artinya group bisnis dan analis adalah orang yang berbeda. Dalam kasus ini proses pencarian nasabah dikerjakan si A, sedangkan perhitungan kredit dikerjakan oleh si B. Ribet memang tapi dengan sistem ini Bank Permata berani menawarkan bunga paling rendah di 12.8% pa
Kesimpulan: Bank dengan model AO (Niaga, Panin, BRI) #1 dikategori ini
4. Negotiation/Bargaining
4.1 Negoisasi appraisal harga rumah
Proses kredit sebagaimana proses jual beli adalah hal yang penuh subyektivitas. Hal ini bisa berbuntut panjang semisal: Harga rumah second 300 juta, bisa jadi dinilai Niaga 250juta, dinilai Panin 270juta, dinilai BRI 350 juta. Angka ini dari mana, memang ada rumusnya seperti
luas tanah X harga pasaran + luas bangunan X harga pasaran + harga strategis
Tapi angka ini sebenarnya negotiable, tergantung kepentingan si credit officer dan nasabah itu sendiri. Kata orang �everything�s negotiable�
4.2 Negoisasi limit credit
Limit credit yang diberikan pun penuh dengan negoisasi. Gaji si amir di Telkomsel misalnya, 1 juta perbulan, tapi dalam satu tahun amir bisa 24 kali gaji. Gaji budi di software house bisa 2 juta tapi overtime budi bisa hingga 3 juta perbulan misalnya. Niaga menghitung nilai cicilan dari gaji terendah dalam satu tahun, tapi Panin menghitung dari rata-rata gaji sedangkan Permata menghitung dari analisa lainnya
Kesimpulan: Bank dengan AO yang agresif menduduki peringkat #1. Sebenarnya agak sulit memlih bank terbaik dalam kategori ini. Yang ada adalah AO/credit officer yang pintar atau yang lamban. Tapi overall Panin #1
5. Lain-lain
Komponen ini sebenarnya banyak tapi kami memilih mengkategorikannya dalam �tidak signifikan�. Sehingga kami lebih memfokuskan pada hal-hal sebelumnya. Seperti:
4.1 Bunga Bank,
Diskusi mengenai bunga bank bisa sangat menarik apalagi dikaitkan dengan issue floating vs fixed rate, subsidi bunga, suku bunga BI, syariah vs konvensional. Menurut kami, issue bunga bank sebaiknya tidak perlu dipusingkan. Dasarnya adalah setiap bank berkompetisi dan suku bunga sebenarnya sudah merupakan �ketetapan alam� yang tidak perlu dipusingkan.
FYI, per january 2007. Permata di 12.8%, Niaga 13.88%, BCA, BNI, Mandiri di 14%. Fluktuasi jelas, konon 2005 sendiri pernah suku KPR di 20%
4.2 Feature
Ada angsuran suka-sukanya BNI, ada extra paymentnya, ada asuransinya Bank Mega. Stop, komponen ini membingungkan. Jangan terlalu dipusingkan oleh komponen ini.
4.3 Reputasi Bank
Panin, NISP mungkin tidak seterkenal Niaga atau BTN (yang justru di segmen menengah massal). Kami belum sampai mendiskusikan kategori ini.
Alhamdulillah setelah searching2 dpt juga ttg KPR, mg bermanfaat u tmn2 yg sdg mencari info ttg KPR, yuk qt baca brg2 ^^
Membeli rumah dengan kredit (KPR) merupakan pilihan utama untuk pasangan muda di Jakarta. Tulisan ini ditujukan untuk pasangan muda yang berencana membeli rumah dengan kisaran 150-350 juta. Dengan harga ini, rumah yang didapatkan mulai luas tanah 70-120an atau 2-3 kamar tidur. Berdasarkan pengalaman kami selama ini beberapa hal pertimbangan yang harus dipikirkan baik-baik sebelum memilih bank KPR adalah:
1. Segmentasi bank
Niaga, Permata, Panin bersaing di segmen yang sama: rumah-rumah menengah di pinggiran jakarta dengan range 150-300 juta. Biasanya developer sudah menggandeng bank-bank tersebut sejak awal, kecuali perumahan spesifik seperti Legenda Wisata yang dibangun Duta Pertiwi dengan group Sinar Mas tentunya menganjurkan BII (Bank Group Sinar Mas) sebagai KPR pilihannya. Atau Daan Mogot Arcadia dengan Bank Eksindonya yang masih dalam satu group.
Niaga dikenal sebagai bank paling agresif. Niaga banyak menggandeng developer-developer kecil, ukuran 40-200 rumah per kompleks. Kalau kita mencari rumah-rumah dipinggiran Jakarta sebagian besar menawarkan Niaga sebagai pilihan KPR-nya.
BTN dikenal sebagai bank untuk KPR menengah ke bawah dalam skala besar. Prakteknya dilapangan BTN cenderung tidak agresif dalam menawarkan KPR-nya. Memang sih banyak yang berkomentar,
�KPR? kenapa ga di BTN saja�, gampang jawabannya:
�Lha BTN emang kantornya dimana?�
BNI, yang membajak kepala Divisi KPR dari Bank Niaga pun menawarkan fitur yang mirip-mirip dengan bank Niaga. Masalahnya, perumahan manakah yang digandeng oleh BNI? Mandiri yang dikenal kuat di Corporate, BCA yang di Consumer Banking, nampaknya tidak begitu terlihat di segmen perumahan menengah ini.
Kesimpulan: Niaga dan Permata #1 di kategori ini, BNI pun di 2007 ini sedang memfokuskan untuk KPRnya
2. Fleksibilitas persyaratan
Teorinya persyaratan KPR disemua bank sama, harus ada NPWP, harus ada pengalaman 2 tahun sebagai karyawan tetap, harus ada ini itu. Tapi prakteknya tidak ada karyawan yang sempurna bukan, makanya pertimbangan fleksibilitas bank harus dijadikan pertimbangan utama
Contoh: Join income / cicilan yang dibayar bersama suami dan istri seringkali berurusan pelik. Bank Niaga dan Panin memandang istri hanya komponen penunjang untuk cicilan kredit. Akibatnya status istri tidak menjadi masalah besar, apakah istri karyawan permanen/kontrak, belum ada NPWP. Sebaliknya bank Permata, BCA memandang istri sebagai komponen utama. Akibatnya semua dokumentasi harus lengkap.
Kesimpulan: Bank Panin #1 di kategori ini, Niaga #2
catatan, fleksibilitas bank Panin sempat menuai kritik dari teman-teman. Konon bank Panin masih menggunakan sistem perhitungan manual untuk approval KPR-nya, sementara bank lain menggunakan sistem komputerisasi yang mengharuskan proses prosedural.
3. Birokrasi
Birokrasi ini terkait dengan sistem kerja bank tersebut. Bank Niaga, Panin, BRI misalnya menggunakan sistem account officer (AO). Dengan sistem AO ini proses pencarian nasabah, analisa kredit hingga appraisal dikerjakan oleh satu orang yaitu sang AO dari awal hingga akhir. Keuntungannya appraisal yang dihasilkan bisa lebih tinggi, apalagi untuk rumah second. Sistem ini juga cukup rawan unsur KKN (sogok menyogoknya). Dalam beberapa kali diskusi, baik dengan developer, properti agent, atau pihak bank. Budaya untuk menyogok agar memudahkan aplikasi ini kerap dilakukan.
Sebaliknya bank Permata menggunakan sistem bertingkat. Artinya group bisnis dan analis adalah orang yang berbeda. Dalam kasus ini proses pencarian nasabah dikerjakan si A, sedangkan perhitungan kredit dikerjakan oleh si B. Ribet memang tapi dengan sistem ini Bank Permata berani menawarkan bunga paling rendah di 12.8% pa
Kesimpulan: Bank dengan model AO (Niaga, Panin, BRI) #1 dikategori ini
4. Negotiation/Bargaining
4.1 Negoisasi appraisal harga rumah
Proses kredit sebagaimana proses jual beli adalah hal yang penuh subyektivitas. Hal ini bisa berbuntut panjang semisal: Harga rumah second 300 juta, bisa jadi dinilai Niaga 250juta, dinilai Panin 270juta, dinilai BRI 350 juta. Angka ini dari mana, memang ada rumusnya seperti
luas tanah X harga pasaran + luas bangunan X harga pasaran + harga strategis
Tapi angka ini sebenarnya negotiable, tergantung kepentingan si credit officer dan nasabah itu sendiri. Kata orang �everything�s negotiable�
4.2 Negoisasi limit credit
Limit credit yang diberikan pun penuh dengan negoisasi. Gaji si amir di Telkomsel misalnya, 1 juta perbulan, tapi dalam satu tahun amir bisa 24 kali gaji. Gaji budi di software house bisa 2 juta tapi overtime budi bisa hingga 3 juta perbulan misalnya. Niaga menghitung nilai cicilan dari gaji terendah dalam satu tahun, tapi Panin menghitung dari rata-rata gaji sedangkan Permata menghitung dari analisa lainnya
Kesimpulan: Bank dengan AO yang agresif menduduki peringkat #1. Sebenarnya agak sulit memlih bank terbaik dalam kategori ini. Yang ada adalah AO/credit officer yang pintar atau yang lamban. Tapi overall Panin #1
5. Lain-lain
Komponen ini sebenarnya banyak tapi kami memilih mengkategorikannya dalam �tidak signifikan�. Sehingga kami lebih memfokuskan pada hal-hal sebelumnya. Seperti:
4.1 Bunga Bank,
Diskusi mengenai bunga bank bisa sangat menarik apalagi dikaitkan dengan issue floating vs fixed rate, subsidi bunga, suku bunga BI, syariah vs konvensional. Menurut kami, issue bunga bank sebaiknya tidak perlu dipusingkan. Dasarnya adalah setiap bank berkompetisi dan suku bunga sebenarnya sudah merupakan �ketetapan alam� yang tidak perlu dipusingkan.
FYI, per january 2007. Permata di 12.8%, Niaga 13.88%, BCA, BNI, Mandiri di 14%. Fluktuasi jelas, konon 2005 sendiri pernah suku KPR di 20%
4.2 Feature
Ada angsuran suka-sukanya BNI, ada extra paymentnya, ada asuransinya Bank Mega. Stop, komponen ini membingungkan. Jangan terlalu dipusingkan oleh komponen ini.
4.3 Reputasi Bank
Panin, NISP mungkin tidak seterkenal Niaga atau BTN (yang justru di segmen menengah massal). Kami belum sampai mendiskusikan kategori ini.
Langganan:
Postingan (Atom)




